Hati Senang

Ihya Ulumiddin: Ilmu yang Menjadi Fardhu ‘Ain – Bagian 2

Bab Kedua Ilmu yang Terpuji dan Tercela.   “Mengenai ilmu yang terpuji dan tercela, bagian dan hukumnya, fardhu ‘ain maupun fardhu kifayah. Juga penjelasan di seputar ilmu kalam dan ilmu fikih dari ilmu agama Islam juga batasan serta keutamaan ilmu akhirat.” [symple_spacing size=”40″] Ilmu yang Menjadi Fardhu ‘Ain – Bagian 2 Mengetahui sesuatu tidak wajib atas seorang Muslim yang tidak membutuhkannya. Dengan kata lain, segala sesuatu yang diketahui bahwa seseorang…

Ihya Ulumiddin: Ilmu yang Menjadi Fardhu ‘Ain – Bagian 1

Bab Kedua Ilmu yang Terpuji dan Tercela.   “Mengenai ilmu yang terpuji dan tercela, bagian dan hukumnya, fardhu ‘ain maupun fardhu kifayah. Juga penjelasan di seputar ilmu kalam dan ilmu fikih dari ilmu agama Islam juga batasan serta keutamaan ilmu akhirat.”   Ilmu yang Menjadi Fardhu ‘Ain – Bagian 1 Nabi s.a.w. pernah bersabda: “Menuntut ilmu wajib bagi setiap Muslim.” Beliau s.a.w. juga pernah bersabda: “Carilah ilmu,

Ihya Ulumiddin: Keutamaan Ilmu Berdasar Akal

Bab Pertama Keutamaan Belajar dan Mengajar   Keutamaan belajar, mengajar, berikut dalil-dalilnya dari al-Qur’an, al-Hadis (naqli), dan juga dalil akal (‘aqli) mengenai ilmu. Keutamaan Ilmu Berdasar Akal Pahamilah, bahwa pada pembahasan kali ini dimaksudkan untuk menjelaskan seputar nilai dan keutamaan (fadhīlah) ilmu. Selama kita belum memahami arti yang sesungguhnya dari kata “keutamaan” dan belum menelisik secara lebih dalam tujuannya, maka mustahil kita dapat mengetahui keutamaan ilmu atau keutamaan segala sesuatu.…

Ihya Ulumiddin: Keutamaan Mengajar

Bab Pertama Keutamaan Belajar dan Mengajar   Keutamaan belajar, mengajar, berikut dalil-dalilnya dari al-Qur’an, al-Hadis (naqli), dan juga dalil akal (‘aqli) mengenai ilmu. Keutamaan Mengajar Allah s.w.t. telah berfirman: وَ لِيُنذِرُوْا قَوْمَهُمْ إِذَا رَجَعُوْا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُوْنَ “Supaya mereka dapat memberi peringatan kepada kaumnya apabila kaumnya itu telah kembali kepada mereka. Mudah-mudahan mereka dapat menjaga diri.” (at-Taubah [9]: 122). Memberi peringatan yang dimaksudkan dalam ayat ini adalah “mengajar” dan “memberi…

Ihya Ulumiddin: Keutamaan Belajar

Bab Pertama Keutamaan Belajar dan Mengajar   Keutamaan belajar, mengajar, berikut dalil-dalilnya dari al-Qur’an, al-Hadis (naqli), dan juga dalil akal (‘aqli) mengenai ilmu. Keutamaan Belajar Allah s.w.t. telah berfirman: فَلَوْلاَ نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِّنْهُمْ طَآئِفَةٌ لِّيَتَفَقَّهُوْا فِي الدِّيْنِ “Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam ilmu agama?” (at-Taubah [9]: 122). Dan firman Allah ‘azza wa jalla: فَاسْأَلُوْا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ

Ihya Ulumiddin: Keutamaan Ilmu – Bagian 2

Bab Pertama Keutamaan Belajar dan Mengajar   Keutamaan belajar, mengajar, berikut dalil-dalilnya dari al-Qur’an, al-Hadis (naqli), dan juga dalil akal (‘aqli) mengenai ilmu. Keutamaan Ilmu (Bagian 2) Rasulullah s.a.w. pernah bersabda: مَا عُبِدَ اللهُ تَعَالَى بِشَيْءٍ أَفْضَلُ مِنْ فِقْهٍ فِي الدِّيْنِ، وَ لَفَقِيْهٌ وَاحِدٌ أَشَدُّ عَلَى الشَّيْطَانِ مِنْ أَلْفِ عَابِدٍ، وَ لِكُلِّ شَيْءٍ عِمَادٌ وَ عِمَادُ هذَا الدِّيْنِ الْفِقْهُAllah tidak memberi seseorang anugerah yang lebih utama selain pemahaman

Ihya Ulumiddin: Keutamaan Ilmu – Bagian 1

Bab Pertama Keutamaan Belajar dan Mengajar   Keutamaan belajar, mengajar, berikut dalil-dalilnya dari al-Qur’an, al-Hadis (naqli), dan juga dalil akal (‘aqli) mengenai ilmu. Keutamaan Ilmu (Bagian 1) Di dalam al-Qur’an terdapat beberapa dalil mengenai keutamaan ilmu. Antara lain ialah, firman Allah s.w.t.: شَهِدَ اللهُ أَنَّهُ لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ وَ الْمَلآئِكَةُ وَ أُوْلُوا الْعِلْمِ قَآئِمًا بِالْقِسْطِ لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ “Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia…

Ihya Ulumiddin: Ilmu dan Keyakinan – Bagian Tentang Ilmu

Bagian Pertama Tentang Ilmu Pertama, tentang keutamaan ilmu, kelebihan belajar, dan mengajarkan hasil belajar.Keutamaan Belajar dan Mengajar: Keutamaan Ilmu – (2 Hlm.) Keutamaan Belajar dan Mengajar: Keutamaan Belajar – (1 Hlm.) Keutamaan Belajar dan Mengajar: Keutamaan Mengajar – (1 Hlm.) Keutamaan Belajar dan Mengajar: Keutamaan Ilmu Berdasar Akal – (1 Hlm.)  Kedua, tentang fardhu ‘ain dan fardhu kifāyah, dari ilmu yang baik maupun yang tercela. Di dalamnya menerangkan…

Ajaran-ajaran Tasawwuf – Bab Tentang Ilmu

PASAL 31 ‘ILMU-‘ILMU SHŪFĪ ADALAH ‘ILMU KEADAAN SPIRITUAL Saya berkata: hanya karena Allah-lah segala keberhasilan: Ketahuilah bahwasanya ‘ilmu-‘ilmu dari Shufi itu adalah ‘ilmu keadaan spiritual, dan ‘ilmu keadaan spiritual itu adalah warisan perbuatan (‘amal), dan ‘ilmu keadaan spiritual ini tidak diwariskan kecuali kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan permulaan dari pekerjaan-pekerjaan yang baik adalah mengetahui ‘ilmu-‘ilmunya, yaitu di antaranya ialah ‘ilmu hukum-hukum syarī‘at mulai dari ‘ilmu Ushūl Fiqih dan cabang-cabangnya…
Lewat ke baris perkakas