Hati Senang

Ihya Ulumiddin: Penyakit yang Menempel pada Ilmu | Bagian 1

Bab Keenam Penyakit yang Menempel pada Ilmu. “Mengenai penyakit yang menempel pada ilmu, berikut tanda-tanda ulama akhirat dan ulama dunia yang buruk.” Pada pembahasan terdahulu, saya telah menyebutkan keutamaan ilmu dan orang berilmu (ulama). Dan, sekarang saya akan sampaikan pembahasan mengenai penyakit yang menempel pada ilmu, sekaligus peringatan yang ditujukan kepada ulama yang berlaku tidak jujur terhadap ilmu yang telah dimilikinya, dan sekaligus tidak jujur kepada diri sendiri. Oleh karena…

Ihya Ulumiddin: Adab Seorang Guru

Bab Kelima Adab (Aturan) Guru dan Murid“Mengenai adab (aturan) yang semestinya dijalankan oleh seorang guru dan juga muridnya.”Adab Seorang Guru Ketahuilah, bahwa ada empat macam kondisi manusia dalam hubungannya dengan kekayaan. Pertama, orang yang kaya karena menghasilkan harta benda duniawi yang sangat banyak. Kedua, orang yang melakukan aktivitas produktif dan tidak membutuhkan bantuan orang lain. Ketiga, orang yang mampu membiayai dan mencukupi kebutuhan dirinya sendiri, serta cukup puas…

Ihya Ulumiddin: Adab Seorang Murid

Bab Kelima Adab (Aturan) Guru dan Murid“Mengenai adab (aturan) yang semestinya dijalankan oleh seorang guru dan juga muridnya.”   Adab Seorang Murid Adab atau aturan bagi seorang murid terdiri dari sepuluh jenis. Kewajiban pertama atas adab seorang murid adalah, tetap menjaga diri dari kebiasaan yang merendahkan akhlak serta perilaku tercela lainnya. Usaha untuk memperoleh ilmu dan pengetahuan lainnya adalah melalui amalan jiwa. Yaitu, mengutamakan kesucian jiwa dari akhlak yang…

Ihya Ulumiddin: Bahaya Debat dan Dampaknya bagi Akhlak

Dari Buku: Menghidupkan Kembali Ilmu-ilmu Agama (Judul Asli: Iḥyā’u ‘Ulūm-id-Dīn) Jilid 1. Oleh: Imam al-Ghazali Penerjemah: Ibnu Ibrahim Ba‘adillah Penerbit: Republika Penerbit   Bab KeempatBahaya Debat dan Dampaknya bagi AkhlakBahaya dan keburukan berikut ini lahir serta muncul dari perdebatan-perdebatan yang marak belakangan ini, dan dampaknya secara umum sungguh sangat merugikan akhlak kaum Muslim. Bahaya dan keburukan yang pertama adalah, bahwa dengan berdebat di seputar persoalan khilafiyah akan cenderung…

Ihya Ulumiddin: Kebanyakan Manusia Suka Memperdebatkan Persoalan Khilafiyah

Bab Keempat   Manusia Suka Memperdebatkan Persoalan Khilafiyah “Mengenai sebab manusia suka memperdebatkan persoalan khilafiyah. Uraian seputar bahaya debat dan bertikai mengenai ususan khilafiyah, serta syarat-syarat bagi pembolehannya.”   Kebanyakan Manusia Suka Memperdebatkan Persoalan Khilafiyah. Kita sama-sama telah mengetahui bahwa setelah Rasulullah s.a.w. meninggal dunia, khulafā’-ur-rāsyidīn adalah para pemimpin pengganti yang telah dididik oleh tangan beliau sendiri dalam urusan agama Islam, dan sangat memahami ilmu mengenai Allah s.w.t. (tauhid). Para sahabat…

Ihya Ulumiddin: Kriteria Ilmu Terpuji dan Ilmu Tercela

Bab Ketiga Mengapa Ilmu Menjadi Tercela   “Mengenai ilmu yang dianggap oleh orang kebanyakan sebagai terpuji, padahal sebenarnya tidak (yakni tercela). Di dalamnya berisikan penjelasan tentang apa yang menyebabkan ilmu itu menjadi tercela, serta batasan atas ilmu yang terpuji maupun tercela. Juga penjelasan di seputar penggantian nama menjadi Fikih, Tauhid, Ilmu Tadzkir dan Hikmah.” Kriteria Ilmu Terpuji dan Ilmu Tercela Pada dasarnya, ilmu itu terbagi menjadi tiga kategori utama. Pertama,…

Ihya Ulumiddin: Perubahan Makna Sebagian dari Kata yang Berkaitan dengan Ilmu – Bagian 2

Bab Ketiga Mengapa Ilmu Menjadi Tercela   “Mengenai ilmu yang dianggap oleh orang kebanyakan sebagai terpuji, padahal sebenarnya tidak (yakni tercela). Di dalamnya berisikan penjelasan tentang apa yang menyebabkan ilmu itu menjadi tercela, serta batasan atas ilmu yang terpuji maupun tercela. Juga penjelasan di seputar penggantian nama menjadi Fikih, Tauhid, Ilmu Tadzkir dan Hikmah.” Perubahan Makna Sebagian dari Kata yang Berkaitan dengan Ilmu – Bagian 2 Ada beberapa hadits yang…

Ihya Ulumiddin: Perubahan Makna Sebagian dari Kata yang Berkaitan dengan Ilmu – Bagian 1

Bab Ketiga Mengapa Ilmu Menjadi Tercela   “Mengenai ilmu yang dianggap oleh orang kebanyakan sebagai terpuji, padahal sebenarnya tidak (yakni tercela). Di dalamnya berisikan penjelasan tentang apa yang menyebabkan ilmu itu menjadi tercela, serta batasan atas ilmu yang terpuji maupun tercela. Juga penjelasan di seputar penggantian nama menjadi Fikih, Tauhid, Ilmu Tadzkir dan Hikmah.” Perubahan Makna Sebagian dari Kata yang Berkaitan dengan Ilmu – Bagian 1 Kebanyakan manusia telah mengubah…

Ihya Ulumiddin: Mengapa Ilmu Menjadi Tercela

Bab Ketiga Mengapa Ilmu Menjadi Tercela   “Mengenai ilmu yang dianggap oleh orang kebanyakan sebagai terpuji, padahal sebenarnya tidak (yakni tercela). Di dalamnya berisikan penjelasan tentang apa yang menyebabkan ilmu itu menjadi tercela, serta batasan atas ilmu yang terpuji maupun tercela. Juga penjelasan di seputar penggantian nama menjadi Fikih, Tauhid, Ilmu Tadzkir dan Hikmah.” Ilmu tidak dianggap tercela kecuali karena salah satu dari tiga alasan berikut ini: Pertama, jika orang…
Lewat ke baris perkakas