Hati Senang

Miftah-ul-Falah: Manfaat Zikir

Dari Buku: Zikir Penenteram Hati (Judul Asli: Miftah-ul-Falah) Oleh: Ibnu ‘Atha’illah as-Sakandari Penerjemah: Fauzi Faishal Bahresy Penerbit: Zaman. BAGIAN SATU MAKNA ZIKIR Mengapa Perlu Mengingat Allah (Berzikir). 1 Bila ingin mengetahui manfaat zikir, lihatlah pada nas-nas yang membahasnya, yang sangat banyak jumlahnya. Para imam juga menyebutkan berbagai manfaatnya. Baiklah, saya akan sebut beberapa yang terlintas dalam benak saya. Di antaranya: Mengusir, menangkal, dan menghancurkan setan. Membuat ridha ar-Rahman dan mendatangkan…

Miftah-ul-Falah – Adab Berzikir

Dari Buku: Zikir Penenteram Hati (Judul Asli: Miftah-ul-Falah) Oleh: Ibnu ‘Atha’illah as-Sakandari Penerjemah: Fauzi Faishal Bahresy Penerbit: Zaman. BAGIAN SATU MAKNA ZIKIR Mengapa Perlu Mengingat Allah (Berzikir). 1 Berzikir mempunyai adab-abab tertentu, baik sebelum, sesudah, atau ketika pelaksaannya. Ada adab yang bersifat lahiriah dan ada pula yang bersifat batiniah. Sebelum melaksanakan zikir, sebaiknya sang salik (peniti jalan menuju Allah) terlebih dulu bertobat, memperbaiki jiwa dengan latihan-latihan rohani, melembutkan sir dengan…

Miftah-ul-Falah: Peringatan untuk Tidak Meninggalkan Zikir

Dari Buku: Zikir Penenteram Hati (Judul Asli: Miftah-ul-Falah) Oleh: Ibnu ‘Atha’illah as-Sakandari Penerjemah: Fauzi Faishal Bahresy Penerbit: Zaman. BAGIAN SATU MAKNA ZIKIR Mengapa Perlu Mengingat Allah (Berzikir). 1 Allah s.w.t. berfirman: “Siapa yang berpaling dari zikir kepada Yang Maha Pemurah, Kami jadikan baginya setan, maka setan itu menjadi teman yang selalu menyertainya.” (az-Zukhrūf [43]: 36). Dari Abū Hurairah, Rasūlullāh s.a.w. bersabda: “Siapa yang duduk dalam suatu tempat, lalu di situ…

Miftah-ul-Falah: Keutamaan Orang Berzikir dan Zikir dengan Bersuara

BAGIAN SATU MAKNA ZIKIR Mengapa Perlu Mengingat Allah (Berzikir). 1 Keutamaan Orang Berzikir Lewat Abū Hurairah diriwayatkan bahwa Rasūlullāh s.a.w. bersabda: “Bila seorang hamba mengucapkan lā ilāha illallāh secara tulus dari kalbunya, tentu pintu-pintu langit akan dibukakan untuknya sampai tembus ke ‘arasy selama ia menjauhi dosa-dosa besar.” (H.R. at-Tirmidzī). Mālik ibn Anas mendengar bahwa Rasūlullāh s.a.w. bersabda: “Orang yang mengingat Allah di tengah-tengah kaum yang lalai seperti orang yang berperang…

Miftah-ul-Falah: Petunjuk al-Qur’an, Sunnah dan Hadits Tentang Zikir

BAGIAN SATU MAKNA ZIKIR Mengapa Perlu Mengingat Allah (Berzikir). 1 Petunjuk al-Qur’an dan Sunnah Tentang Zikir Beberapa ayat al-Qur’an yang berkaitan degnan anjuran dan keutamaan zikir adalah: Wahai orang-orang yang beriman berzikirlah dengan menyebut nama Allah sebanyak-banyaknya dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. (al-Ahzāb [33]: 41-42). Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan penciptaan langit dan bumi seraya berkata: “Wahai…

Miftah-ul-Falah: Zikir Lakasana Api

BAGIAN SATU MAKNA ZIKIR Mengapa Perlu Mengingat Allah (Berzikir). 1 Jika di dalam rumah itu bertemu dengan kayu bakar, zikir tersebut akan segera membakar. Jika rumah itu gelap, ia akan menjadi cahaya penerang. Dan jika rumah itu memang memiliki cahaya, ia akan menjadi cahaya di atas cahaya.   Semua itu gaib dari dirinya dan dirinya juga gaib dari semua itu untuk bergegas menuju Tuhan lalu lenyap di dalam-Nya. Seandainya masih…

Zikir Penenteram Hati (Miftah-ul-Falah) – Bagian Tentang Dzikir

BAGIAN SATU MAKNA ZIKIR Mengapa Perlu Mengingat Allah (Berzikir). 1 Makna dan Macam Zikir Zikir adalah melepaskan diri dari kelalaian dengan senantiasa menghadirkan kalbu bersama al-Haqq (Allah). Pendapat lain mengatakan bawa zikir adalah mengulang-ulang nama Allah dalam hati maupun lafal jalālah (Allah), sifat-Nya, hukum-Nya, perbuatan-Nya, atau suatu tindakan yang serupa. Zikir bisa pula berupa doa, mengingat para rasul-Nya, nabi-Nya, wali-Nya, dan orang-orang yang memiliki kedekatan dengan-Nya, serta bisa pula berupa…

Perumpamaan Orang yang Berdzikir kepada Allah dengan Orang yang Tidak Berdzikir (Bagian 4)

1.4.4 Perumpamaan Orang yang Berdzikir kepada Allah dengan Orang yang Tidak Berdzikir Bagaikan Orang Hidup dan Orang Mati أَكْثِرُوْا ذِكْرَ اللهِ تَعَالَى حَتَّى يَقُوْلُوْنَ مَجْنُوُنٌ 15. “Perbanyaklah dzikir kepada Allah s.w.t. sampai mereka mengatai (kalian) orang gila.” (H.R. Ibnu Hibban). (24). Takhrij hadits Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahih-nya, dari hadits Abu Sa‘id al-Khudri r.a. Hadits dengan makna yang sama diriwayatkan juga oleh Ahmad dalam Musnad-nya,…

Perumpamaan Orang yang Berdzikir kepada Allah dengan Orang yang Tidak Berdzikir (Bagian 3)

1.4.3 Perumpamaan Orang yang Berdzikir kepada Allah dengan Orang yang Tidak Berdzikir Bagaikan Orang Hidup dan Orang Mati مَا مِنْ قَوْمٍ جَلَسُوْا مَجْلِسًا وَ تَفَرَّقُوْا عَنْهُ وَ لَمْ يَذْكُرِ اللهَ فِيْهِ إِلَّا كَأَنَّمَا تَفَرَّقُوْا عَنْ جِيْفَةِ حِمَارٍ وَ كَانَ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ 12. “Tidak ada sekelompok orang yang duduk dalam sebuah majelis kemudian membubarkan diri tanpa berdzikir kepada Allah di dalamnya kecuali mereka seolah-olah membubarkan diri karena ada
Lewat ke baris perkakas