Hakekat Tasawuf – Bab Tentang Ilmu

Bab II Bagian ke 2.   Ilmu   Ilmu (751) merupakan dasar, referensi dan korektor bagi seluruh amal perbuatan. Ilmu tanpa amal tidak akan ada faedahnya. Dan sebaliknya, amal tanpa ilmu tidak akan berdaya guna. Seorang penyair berkata: Seorang alim yang tidak mengamalkan ilmunya, Akan diazab sebelum penyembah berhala disiksa. Sebab, setiap orang yang beramal tanpa ilmu, Semua amalnya ditolak dan tidak diterima. Ilmu dan amal ibarat saudara kembar yang tidak…

Hakikat Tasawwuf: Hukum Mencium Tangan

Bab II Bagian ke 4. Dzikir Hukum Mencium Tangan (catatan no. 121) Banyak sekali pertanyaan seputar hukum mencium tangan, khususnya pada zaman sekarang, saat banyak orang mengikuti kehendak hawa nafsunya, dan lemah dalam melakukan penelitian ilmiah. Akan tetapi, orang yang dapat memilah kebenaran dan merujuk kepada hadis-hadis Nabi, atsar-atsar sahabat, dan pendapat para ulama, akan menemukan bahwa hukum mencium tangan para ulama, orang-orang saleh dan orangtua adalah boleh di dalam…

Hakikat Tasawwuf: Wiridnya Kalangan Sufi

Bab II Bagian ke 4. Dzikir Dalam kamus al-Mishbāḥ disebutkan bahwa kata wird berarti penugasan untuk membaca. Bentuk pluralnya adalah aurād. Bagi kalangan sufi, yang dimaksud dengan wirid adalah dzikir-dzikir yang diperintahkan oleh mursyid kepada muridnya untuk dibaca pada waktu pagi setelah sahat Subuh (135) dan pada waktu petang setelah shalat Maghrib. Secara etimologis, kata wārid berarti orang yang mengetuk pintu atau orang yang datang. Kalimat: “Warada fulān,” berarti: “Fulan…

Hakikat Tasawwuf: Keutamaan dan Faedah Zikir

Bab II Bagian ke 4. Dzikir Banyak sekali hadis-hadis yang menjelaskan tentang keutamaan dan faedah zikir kepada Allah. Di antaranya: Diriwayatkan dari Abu Hurairah dan Abu Sa‘id al-Khudri bahwa Rasulullah s.a.w. bersabda: مَا مِنْ قَوْمٍ يَذْكُرُوَنَ اللهَ إِلاَّ حَفَّتْ بِهِمُ الْمَلاَئِكَةُ وَ غَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِيْنَةُ وَ ذَكَرَ اللهُ فِيْمَنْ عِنْدَهُTidak satu kaum pun berdzikir kepada Allah melainkan para malaikat akan mengitari mereka, rahmat akan melingkupi

Hakikat Tasawwuf: Membacakan dan Mendengarkan Syair di Masjid

Bab II Bagian ke 4. Dzikir Diriwayatkan dari ‘Ubay ibn Ka‘ab bahwa Rasulullah bersabda: إِنَّ مِنَ الشِّعْرِ حِكْمَةٌSesungguhnya sebagian syair itu adalah hikmah.” (H.R. Bukhari dan Muslim). Diriwayatkan dari Anas ibn Malik bahwa tatkala menindahkan batu bata dalam rangka pembangunan masjid Nabawi, Nabi dan para sahabat beliau menyanyikan sajak berikut: “Ya Allah, tidak ada kehidupan kecuali kehidupan akhirat, maka tolonglah orang-orang Anshar dan Muhajirin.” (H.R.…

Hakikat Tasawwuf: Gerakan Badan dalam Zikir

Bab II Bagian ke 4. Dzikir Gerakan dalam zikir adalah sesuatu yang baik Sebab, hal itu akan menggiatkan tubuh dalam beribadah. Dan secara syariat, gerakan dalam zikir adalah boleh. Sandaran dalilnya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad ibn Hanbal dalam Musnad-nya dan yang diriwayatkan oleh al-Maqdisi dari Anas ibn Malik, dia berkata: “Orang-orang Habasyah (Etiopia) pernah menari di hadapan Nabi. Ketika itu, mereka mengucapkan: “Muhammad adalah seorang hamba yang saleh,”…

Hakikat Tasawwuf: Agar Kita Tidak Meninggalkan Zikir

Bab II Bagian ke 4. Dzikir Allah telah memperingatkan hamba-Nya agar tidak meninggalkan zikir. Para ahli makrifat dari para pendidik spiritual juga telah mengingatkan para murid mereka agar tidak meninggalkan zikir. A. Peringatan dari al-Qur’an. “Barang siapa berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Pemurah (al-Qur’an). Kami adakan baginya setan (yang menyesatkan). Maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.” (az-Zukhruf: 36). “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan hati…

Hakikat Tasawwuf: Lafaz-lafaz dan Pola Zikir

Bab II Bagian ke 4. Dzikir Zikir kepada Allah dengan semua formulanya merupakan obat bagi penyakit-penyakit hati dan jiwa. Di antara formula zikir adalah Lā ilāha illallāh (Tiada tuhan melainkan Allah), shalawat kepada Nabi, istighfar, sebagian nama-nama Allah, kata “Allāh” dan formula lainnya. Semua formula zikir yang menjadi obat ini diambil dari apotek al-Qur’an dan Hadis. Karena formula zikir sangat banyak, dan setiap formula memiliki pengaruh khusus dalam hati dan…

Hakikat Tasawwuf: Macam-Macam Zikir (Bagian 2)

Bab II Bagian ke 4. Dzikir B. Zikir Lisan dan Zikir Hati. Syaikh ‘Abdul-Wahhab asy-Sya‘rani mengatakan: “Aku pernah mendengar saudaraku, Afdhaluddin berkata: “Zikir dengan lisan disyariatkan bagi orang-orang besar dan orang-orang kecil. Sebab, tabir keagungan Allah tidak akan pernah diangkat dari seorang pun, termasuk para nabi. Tabir itu akan tetap ada. Tapi dia dapat diketuk.” (1131). Nawawi menyatakan: “Para ulama sepakat bahwa zikir dengan lisan dan hati dibolehkan bagi orang…