Hati Senang

Lentera Ilahi – Imam Ja’far ash-Shadiq – Bab Tentang Dzikir

24 DZIKIR   Orang yang benar-benar mengingat Tuhan adalah orang yang mematuhi-Nya; barang siapa melupakan-Nya, berarti ia ingkar. Kepatuhan merupakan tanda jalan yang lurus, sedangkan keingkaran merupakan tanda kesesatan. Akar kedua keadaan itu adalah ingatan (dzikr) dan kealpaan. Jadikanlah hatimu sebagai titik pusat lidahmu, yang tidak akan bergerak kecuali jika hati memerintahkannya, akal menyetujuinya dan lidahmu sejalan dengan keyakinanmu. Tuhan yang Mahakuasa tahu apa yang kamu sembunyikan dan apa yang…

Mengaji al-Hikam Syaikh Abu Madyan – Bab Tentang Dzikir

(29) Hati Ahli Dunia dan Hati Kaum Arif   جَعَلَ اللهُ قُلُوْبَ أَهْلِ الدُّنْيَا مَحَلاًّ لِلْغَفْلَةِ وَ الْوَسْوَسِ، وَ قُلُوْبَ الْعَارِفِيْنَ مَكَانًا لِلذِّكْرِ وَ الاِسْتِئْنَاسِ. Allah menjadikan hati ahli dunia sebagai tempat kelalaian dan bisikan, sementara hati kaum ‘arif sebagai tempat zikir dan kedekatan. Jika kau duduk bersama ahli dunia, kelalaian mereka mengalir kepadamu dan bisikan mereka membungkus hatimu. Sebaliknya, jika kau duduk bersama kalangan ‘arif, cahaya mereka akan menerangimu…

Hakekat Tasawuf – Bab Tentang Ilmu

Bab II Bagian ke 2.   Ilmu   Ilmu (751) merupakan dasar, referensi dan korektor bagi seluruh amal perbuatan. Ilmu tanpa amal tidak akan ada faedahnya. Dan sebaliknya, amal tanpa ilmu tidak akan berdaya guna. Seorang penyair berkata: Seorang alim yang tidak mengamalkan ilmunya, Akan diazab sebelum penyembah berhala disiksa. Sebab, setiap orang yang beramal tanpa ilmu, Semua amalnya ditolak dan tidak diterima. Ilmu dan amal ibarat saudara kembar yang tidak…

Hakikat Tasawwuf: Hukum Mencium Tangan

Bab II Bagian ke 4. Dzikir Hukum Mencium Tangan (catatan no. 121) Banyak sekali pertanyaan seputar hukum mencium tangan, khususnya pada zaman sekarang, saat banyak orang mengikuti kehendak hawa nafsunya, dan lemah dalam melakukan penelitian ilmiah. Akan tetapi, orang yang dapat memilah kebenaran dan merujuk kepada hadis-hadis Nabi, atsar-atsar sahabat, dan pendapat para ulama, akan menemukan bahwa hukum mencium tangan para ulama, orang-orang saleh dan orangtua adalah boleh di dalam…

Ucapan Sayyidina Ali Tentang Dzikir 0030 – 0033

0030 ذِكْرُ اللهِ نُوْرُ الْإِيْمَانِ Dzikir kepada Allah adalah cahaya iman. 0031 ذِكْرُ اللهِ مَطْرَدَةُ الشَّيْطَانِ Dzikir kepada Allah adalah penyangkal syaitan. 0032 ذِكْرُ اللهِ شِيْمَةُ الْمُتَّقِيْنَ Dzikir kepada Allah adalah tabiat kebiasaan orang-orang yang bertakwa. 0033 ذِكْرُ اللهِ جَلَاءُ الصُّدُوْرِ وَ طُمَأْنِيْنَةُ الْقُلُوْبِ Dzikir kepada Allah adalah pengilap shadr (hati tahap pertama) dan penenang qalbu (hati tahap kedua).…

Ucapan Sayyidina Ali Tentang Dzikir 0027 – 0029

0027 ثَمَرَةُ الذِّكْرِ اِسْتِنَارَةُ الْقُلُوْبِ Buahnya dzikir adalah tersulutnya qalbu (hati tahap kedua). 0028 خَيْرُ مَا اسْتَنْجَحْتَ بِهِ الْأُمُوْرُ ذِكْرُ اللهِ سُبْحَانَهُ Sebaik-baik keuntungan dari segala urusan adalah dzikir kepada Allah s.w.t. 0029 دَوَامُ الذِّكْرِ يُنِيْرُ الْقَلْبَ وَ الْفِكْرَ Berkesinambungan berdzikir itu menyulut cahaya qalbu dan pikir.…

Ucapan Sayyidina Ali Tentang Dzikir 0025 & 0026

0025 بِذِكْرِ اللهِ تُسْتَنْزَلُ الرَّحْمَةُ Dengan berdzikir kepada Allah bakal menurunkan rahmah. 0026 بِدَوَامِ ذِكْرِ اللهِ تَنْجَابُ الْغَفْلَةُ Dengan berkesinambungan berdzikir kepada Allah bakal melenyapkan kelalaian.…

Syair Tentang Dzikir 0008

Dzun-Nūn bersya‘ir: لا لأني أنساك أكثِرت ذكرا كَ، ولكن بذاك يجري لساني Aku banyak berdzikir kepada-Mu bukan karena aku telah melupakan-Mu; Itu hanyalah apa yang mengalir dari lisanku.…

Syair Tentang Dzikir 0007

Syaikh Abu ‘Ali bersya‘ir: ما إن ذكرتك إلا هم يزجرني قلبي و سري و روحي عند ذكراكا حتى كأن رقيبًا منك يهتف بي إياك، ويحك و التذكار إياكا Tak pernah aku berdzikir kepada-Mu, Melainkan hatiku, bāthinku serta ruhku mencela diriku. Sehingga seolah-olah si Rāqib (malaikat pencatat amal) dari-Mu berbisik padaku, “Waspadalah, celakalah engkau. Waspadalah terhadap dzikir!”…
Lewat ke baris perkakas