skip to Main Content
Macam-macam Fi’il Tsulatsi Mujarrad – Pedoman Dasar Ilmu Sharaf

Macam-macam Fi’il Tsulatsi Mujarrad – Pedoman Dasar Ilmu Sharaf

1. تَقْسِيْمُ الْفِعْلِ 1. Pembagian Fi‘il   A. Macam-macam Fi‘il Tsulātsī Mujarrad. فِعْلٌ ثُلَاثِيٌّ إِذَ يُجَرَّدُ أَبْوَابُهُ سِتٌّ كَمَا سَتُسْرَدُ Artinya:  “Fi‘il tsulātsī itu bilamana mujarrad (kata dasar atau belum mendapat imbuhan), maka fi‘il tersebut terdiri atas enam (macam), sebagaimana akan dikemukakan.” Catatan: 1. Batasan fi‘il, kata kerja: (الْفِعْلُ): وَ هُوَ كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى مَعْنًى فِيْ نَفْسِهَا وَ اقْتُرنَتْ بِزَمَانٍ. Artinya: “Yaitu kata yang menunjukkan arti pada kata itu sendiri yang…

  • 06/27/2017
Pendahuluan – Pedoman Dasar Ilmu Sharaf

Pendahuluan – Pedoman Dasar Ilmu Sharaf

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ Pendahuluan   يَقُوْلُ بَعْدَ حَمْدِ ذِي الْجَلَالِ مُصلِّيًا عَلَى النِّبِيِّ وَ الْآلِ عَبْدٌ أَسِيْرٌ رَحْمَةَ الْكَرِيْمِ أَيْ أَحْمَدُ بْنُ عَابِدِ الرَّحِيْمِ Artinya: “Setelah terlebih dahulu memuji Allah Yang Maha Agung dan menyampaikan shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya, berkata seorang hamba yang tertawan (sangat berhajat) terhadap rahmat Yang Maha Mulia, yakni Ahmad ibn ‘Abd-ir-Rahīm.” Catatan: Asal lafazh: (عَابِدِ الرَّحِيْمِ) adalah (عَبْدِ الرَّحِيْمِ). Adalah huruf alif (ا)…

  • 12/21/2016
Back To Top