skip to Main Content
4-9 Cara Mentauhidkan Allah S.w.t. | Penutup – Tauhid-uz-Zat – Permata Yang Indah (Bag 3)

4-9 Cara Mentauhidkan Allah s.w.t. | Penutup – Tauhid-uz-Zat – Permata Yang Indah (Bag 3)

هو PASAL EMPAT TAUḤĪD AŻ-ŻᾹT   PENUTUP (Bagian 3)   Cara anda untuk membimbing diri anda agar senantiasa mentauhidkan Allah adalah seolah-olah anda melihat bahwa setiap gerak dan diamnya (tidak bergerak) serta setiap perkataan dan diamnya (tidak berkata-kata), semuanya muncul dari Allah s.w.t. Pandangan mengenai gerak, perkataan, dan masing-masing diamnya ini, tidak hanya memancar dari penyaksian terhadap anda sendiri, melainkan juga terhadap orang lain. Anda harus menyadari bahwa gerakan dan…

  • 09/22/2017
4-8 Penutup – Tauhid-uz-Zat – Permata Yang Indah (Bag 2)

4-8 Penutup – Tauhid-uz-Zat – Permata Yang Indah (Bag 2)

هو PASAL EMPAT TAUḤĪD AŻ-ŻᾹT   PENUTUP (Bagian 2)   Nabi kita Muḥammad s.a.w. adalah Bapak segala sesuatu di alam semesta dan Bapak segala kehidupan. Kedua gelar “Bapak” ini diperoleh karena ia adalah asal kejadian sekalian alam ini. Nur Muḥammad berjalan dan mengalir pada sekalian alam laksana mengalirnya air pada tumbuhan. Tumbuhan dapat hidup lantaran air telah mengalir di dalamnya. Maka demikian juga alam dapat hidup dan “ada” di alam…

  • 09/22/2017
4-7 Penutup – Tauhid-uz-Zat – Permata Yang Indah (Bag 1)

4-7 Penutup – Tauhid-uz-Zat – Permata Yang Indah (Bag 1)

هو PASAL EMPAT TAUḤĪD AŻ-ŻᾹT   PENUTUP (Bagian 1)   Sub ini menjelaskan tentang martabat tajallī Zat. Wahai para sālik! Ketahuilah bahwa tajallī Zat itu terdiri dari tujuh martabat. Proses penurunan (tanazzul) martabat-maratabat ini dari hadirat Allah, diandaikan dengan Zat itu sendiri tanpa keterkaitan Sifat dan Asma. Ketidakterkaitan ini diumpamakan dengan putusnya isyarat seseorang. Menurut seorang ‘ārif, Sayyid bi Allāh Ibn Ibrāhīm Ganī q.s. di dalam kitabnya yang telah disebutkan…

  • 09/22/2017
004 Tauhid-uz-Zat – Permata Yang Indah (Bagian 6)

004 Tauhid-uz-Zat – Permata Yang Indah (Bagian 6)

هو PASAL EMPAT TAUḤĪD AŻ-ŻᾹT (Bagian 6)   Pada saat di mana seseorang mencapai maqam fanā’ dan baqā’ tersebut, “jannah mu‘ajjalah” akan diperolehnya seketika, yaitu berupa makrifat akan Allah s.w.t. Ia juga dipersiapkan untuk mendapatkan segala nikmat dan kelezatan yang didambakan oleh nafsu dan matanya secara kekal, abadi, sebagaimana disebutkan di dalam firman-Nya: وَ فِيْهَا مَا تَشْتَهِيْهِ الأَنْفُسُ وَ تَلَذُّ الأَعْيُنُ وَ أَنْتُمْ فِيْهَا خَالِدُوْنَ “Dan di dalam Surga itu…

  • 09/22/2017
004 Tauhid-uz-Zat – Permata Yang Indah (Bagian 5)

004 Tauhid-uz-Zat – Permata Yang Indah (Bagian 5)

هو PASAL EMPAT TAUḤĪD AŻ-ŻᾹT (Bagian 5)   Orang yang ahlinya adalah setiap orang yang hatinya suci dari segala sesuatu selain Allah. Orang ini senantiasa menjunjung tinggi amanat yang diberikan Allah untuk tidak menceritakan kepada orang lain mengenai hal apa pun yang dialaminya dalam proses perjalanan spiritualnya; lebih-lebih lagi untuk menceritakan hal tersebut kepada kalangan biasa. Orang ini juga akan senantiasa menjaga apa-apa yang dapat menghalangi seseorang dari Allah s.w.t.…

  • 09/21/2017
1-8 Sifat-Sifat Allah Tidak Dibatasi – Kajian Tijan Ad-Durari

1-8 Sifat-Sifat Allah Tidak Dibatasi – Kajian Tijan ad-Durari

8. Sifat-sifat Allah Tidak Dibatasi. Kenapa sifat wajib dan mustahilnya Allah s.w.t. yang wajib diketahui cuma ada 20? Jawaban: Sebenarnya sifat-sifat wajib Allah itu tidak terbatasi dengan sifat 20 ini, karena kesempurnaan Allah s.w.t. itu tidak ada batasnya dan akal kita yang bodoh tak mampu menjangkaunya. Referensi: أم البراهين. ص. 73: ص: فَمِمَّا يَجِبُ لِمَوْلَانَا جَلَّ وَ عَزَّ عِشْرُوْنَ صِفَةً ش: أَشَارَ بِمِنَ التَّبْعِيْضِيَّةِ إِلَى أَنَّ صِفَاتَ مَوْلَانَا جَلَّ وَ…

  • 09/18/2017
Back To Top